jump to navigation

Pakai pulsar, mudah2an msh waras… July 11, 2011

Posted by andre455 in Otomotif.
Tags: , , , , ,
trackback

Suatu waktu nubi dapat tawaran untuk ambil Pulsar 180. Sebagai pemakai motor2 jepun selama ini (cek garasi) dan belum pernah pegang pulsar type apapun sebelumnya, nubi sempatkan cari info ttg pulsar, khususnya P180. Dari info yg nubi dapat, Pulsar memang bukan motor yang gampang untuk dirawat, beberapa tantangannya:

  • Jaringan 3S yang masih relatif terbatas.
  • Suku cadang dikatakan langka.
  • Performa mesin yang relatif tidak istimewa dibandingkan kompetitor dari Jepang.

Uniknya dengan tantangan diatas, pulsar masih bisa mempunyai basis community yang kuat. Dibuktikan dengan tumbuhnya beberapa club pulsar, misalnya Pulsarian, POWER, Prides, dll. Nubi pun mencoba join di beberapa club dan mendapati, seperti umumnya club motor lainnya, adanya semangat kebersamaan yang kuat. Hal kebersamaan ini menjadikan tantangan yang dihadapi pemilik pulsar menjadi lebih ringan karena jika ada masalah dengan pulsar maka member2 lain bisa dipastikan saling membantu.

Dan perlu diingat bahwa tidak semua pengendara pulsar adalah anggota klub pulsar tertentu, ada banyak diantara pemilik pulsar yang meng-handle sendiri perawatan motornya. Dan toh mereka survive.

Sekarang bicara pakai data yuk. Bajaj mulai beroperasi tahun 2006 dan diakui oleh manajemen Bajaj bahwa pasar motor Indonesia tidaklah mudah.

“Bajaj motor di Indonesia beroperasi sejak 2006. Sebagai pemain baru di industri otomotif roda dua, memang penjualan produk Bajaj cukup sulit. Meski demikian kami berusaha tetap semangat,” ungkap Tomotaka Ishikawa, Presiden Direktur BAI di Jakarta, Rabu (25/5/2011), http://www.kabarbisnis.com/read/2820618

Namun meski sulit, pasar Bajaj terus tumbuh, berikut data dari sumber yang sama:

Budi Dirgantoro, Sales Functional Head BAI menambahkan data perhitungan tahun fiskal BAI, penjualan Bajaj sejak April 2010 hingga Maret 2011 mencapai 20.000 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penjualan tahun 2009 cuma 900 unit. Kuartal pertama 2011, Bajaj sudah menjual produk motor laki-laki dan sport sebanyak 8.000 unit.

Lantas model yang mana yang menyumbang penjualan paling banyak?

Produk motor sports Bajaj, yang menjadi andalan pasar yakni Pulsar. Hingga kini, Bajaj memiliki tiga tipe Pulsar, seperti Pulsar 135, Pulsar 180 dan Pulsar 220. Dari ketiga tipe, Pulsar 135 yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap penjualan BAI yakni sebesar 40%, sedangkan Pulsar 180 sebesar 35% dan Pulsar 220 berkontribusi 25%.

Jangan bandingkan dengan sales motor Jepang, masih jauuuh bro… tetapi faktanya Bajaj mengalami pertumbuhan, dan lebih lagi, mereka berani menaikkan target sales mereka.

Budi melanjutkan, target penjualan Pulsar 220 DTS-i yang baru, ditingkatkan. Pada pertengahan Maret 2011 dari 5.000 unit menjadi 6.000 unit. Mengingat, bulan pertama setelah peluncuran, ternyata 400 unit yang disediakan terjual habis. 

Sehingga, BAI meminta pasokan ke prinsipal dinaikkan menjadi 600 unit per bulan. Ternyata sudah terjual ludes. Kini, minta tambahan menjadi 800 unit per bulan yang akan masuk bulan Juni nanti.

Sumber: http://www.kabarbisnis.com/read/2820618

Khusus untuk type Pulsar 220F, yg sekarang jadi hot item…

KOMPAS. com – Dengan diluncurkannya Bajaj Pulsar 220, PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) berani menaikkan target penjualan 100 persen lebih dari 16.000 unit (2010) menjadi 36.000-40.000 unit selama 2011. “Target penjualan Pulsar 220 tiap bulannya minimal 600 unit. Tapi, dari pertemuan dengan para dealer, target dinaikkan jadi 1.000 unit per bulan,” jelas Budi Digantoro, Sales Functional Head BAI di acara peluncuran Pulsar 220 di sirkuit Sentul, Cibinong, Jawa Barat, Selasa (8/3).

http://otomotif.kompas.com/read/2011/03/08/15252468/Bajaj.Naikkan.Target.Penjualan.100.Persen.Lebih

Pertanyaannya kemudian, darimana sumber pertumbuhan itu? Nubi coba analisa ala dummies, Pulsar punya kelebihan antara lain:

  • Price performance ratio yang tinggi, maksudnya adalah harga yang dikeluarkan oleh konsumen relatif sebanding dengan value yang didapat, kalau tidak bisa dikatakan lebih tinggi.
  • Model yang relatif bersaing dengan motor Jepang.
  • Memungkinkan untuk dimodifikasi.
  • Inovasi2 yang relatif segar.
  • Dan ini yang menarik, fakta bahwa merawat Pulsar tidaklah sesulit yang dibayangkan calon konsumen.

Tidak menutup fakta bahwa ada saja  konsumen yang kecewa dengan pelayanan maupun kualitas produk Bajaj, namun hal yang sama juga berlaku terhadap merek2 yang sudah mapan.

Terlihat bahwa manajemen Pulsar masih punya banyak tugas untuk terus menerus meningkatkan kualitas produk dan menambah jaringan 3Snya. Tapi so far, imho,  mereka sudah berada di jalur yang benar.

Balik ke pilihan untuk mencoba produk Bajaj Pulsar, waras gak ya?

Advertisements

Comments»

1. pridesonline - July 12, 2011

lumayan waras lah

2. ipanase - July 12, 2011

waras, ati2

3. kebo220rr - July 12, 2011

Bukan gk waras..Tp NEKAT… Btw hasilnya PUAS dg performa p220.. Gk da lawan ditrek panjang macam pantura… .

4. andre455 - July 13, 2011

trm ksh buat suhu2 yg dah mampir….

nekat tapi waras ya.. hahahaha… SIP!

5. cinta produk sendiri - July 13, 2011

nekat sih nggak, mencoba hal2 yang baru, menganalisa resiko, kemudian memitigasi resikonya..walhasil ane ambil pulsar135LS, so far sudah setahun terhitung 18 Juni, sama sekali tidak mengecewakan, justru ane ngerasa melebihi ekspektasi (ukuran ane), segala kekhawatiran yg awalnya muncul, ternyata hanya butuh penyesuaian saja, karena karakter motor yang berbeda..
nitip lapak ya mas bro, makasih..
http://boerhunt.wordpress.com/2011/07/13/moge-mulai-bermunculan-resmi-akankah-regulasi-mengikutinya/

6. Matic or manual? « nosvelos - July 13, 2011

[…] Meliuk-liuk di tengah lalin yang padat dengan motor matic dan motor laki jelas beda (apalagi pake PIBO, gak bisa belok, gigi netral susah, hahaha… joking bro, piss). Sesampainya di rumah, malam […]

7. geraltofrivia - July 13, 2011

Beli bajaj gratis brotherhood ! Coba liat dijalan siapa yg saling sapa tanpa memandang komunitas ato privateer kalo pake pulsar?
gw sendiri “reflek” klakson kalo ada motor pulsar di jalan :mrgreen:
dan sampai skarang budaya toet toet jadi berkembang khan? 😀

8. hadiyanta - July 13, 2011

spt di jogja, semoga di kota lain ada bengkel resmi bajaj diluar dealer. ada persaingan sehat dalam melayani servis motor pulsar. lagi pula mereduksi antrian servis yg kadang bisa makan waktu 3-4 jam.

suku cadang tertentu yg kosong, hanya masalah dealer atau bengkel yg tdk mau beli dan nyetok, pengalaman saya, begitu indent langsung dicarikan.

jika management BAI mengurus dealer, bengkel, mekanik dan SDM pendukung lainnya lbh sehat dan tertata, didukung kedepan menggelontorkan produk2 baru yg variatif terutama keluarkan 250cc, pastinya akan membuat ketar ketir pabrikan lain.

*saya pakai UG4, nunggu ganti pulsar 250 sekalian.

9. Jack - July 13, 2011

3th pake pulsar(pzoo) alhamdulillah masih waras,…. Awalnya seeh nekad jga dgn harga 21jtan(waktu itu) merk baru dll,….. Tapi krn tertantang dgn hal2 yg baru dan bosan dgn yg sdah ada… Taaaapiiiii, ternyata nyaman pooll…. Mesin bandel dan alhamdulillah smakin waras….. Hehehe salam knal masbro…. Ini pertama kali ane bc artikel anda….

10. Agsstwn - July 13, 2011

Ga kaga waras… yg beli pulsar jadi gila semua… :p

11. satria_bajahitam - July 14, 2011

saking warasnya saya punya pulsar 180 ug4 dan 135. 😀

12. andre455 - July 14, 2011

bro sekalian, trm ksh dah mampir… salam kenal buat semuanya… 😀

13. RamaGoh - July 14, 2011

hoogh….pulsar riders gak waras bin nekat! 😀 😀
xixixi

14. RamaGoh - July 14, 2011

tapi kepuasan yang didapat ^^P
sampe ngimpiin harus punya pulsar 250!!!!

15. vegadeth - July 16, 2011

yg jelas harga pulsar lebih waras di banding motor jepang sialan.

16. Mora H. Ritonga - July 28, 2011

pengertian waras disini apa ya?

17. ipanase - July 30, 2011

gila kencang n performa

18. ralmsyah - July 30, 2011

waras juga. cuma ane sekarang dah 4 tahun dah waktunya ganti kampas kopling sama aki sama ganti rante keteng… walah pusing juga… hahaha…

19. wendakalubis - August 14, 2011

Hehe, sedikit gak waras kayaknya masbro,
Seandainya tahun depan BAI ngeluarin pulsar avenger 220 seperti yang diberitakan,, saya mau daftar inden nih.. hehe ikut2an gak waras 😀

20. fuzo - September 4, 2011

Memang nekat tapi ter ukur, keputusan minang Pizo 135 setelah cari refrensi sana sini. Udah 1 thn di tunggangi meliuk keramaian Bandung, ngak masalah. Suku cadang selama ini ngak pernah kesulitan. Pizo OKKKKKKKKKKK

21. hariyanto - September 16, 2011

Kurang waras saya udah punya 2x PZOO dan sekarang punya PZZO…harga murah, dapet ekspectasi lebih dr produk jepun !

22. dwi yuliaji - December 21, 2012

saya pembuat asesoris motor buat Pulsar juga lho,, apa sy termasuk kategori ga waras? tapi laku kok, buka aja di “asesoris bracket box motor royal bogor”

23. joni - April 14, 2013

bukan cuma gak waras,tp jg gw dikatain goblok bin bego beli pulsar. Anjing menggong gong,kafilah ambil batu aja

24. andreas jati - August 1, 2013

Salut buat 220, untuk mesin sangat handal banget gan. ane punya pulsar 220 dtsi, baru setahun udah 32rb km tp masih mantaaaaaapppp


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: