jump to navigation

Yamaha Scorpio G, setelah 50.000 KM March 25, 2013

Posted by andre455 in Otomotif.
Tags: , ,
trackback

Tulisan ini dibuat selepas KM 50.000 pada Yamaha Scorpio G 2004 koleksi nosvelos. Motor ini sendiri masuk garasi nosvelos sejak 22 Februari 2012 dan KM pada waktu itu tercatat 42.5xx. Jadi sudah lebih dari satu tahun , 7.500 KM dan kira2 3-4 kali ganti oli, motor ini mengaspal bersama nosvelos. Apa saja kesannya?

Sejauh ini kondisi mesin masih baik, semua panel instrumen juga masih berfungsi. Diluar itu, jujur saja, tidak ada yg istimewa di motor ini. Performance standar saja, tampilan juga relatif tidak istimewa. Teknologi yang diusung juga relatif tidak ada yang bisa dibanggakan, sistem supply bensin misalnya, masih pake karburator. Mesin tidak dilengkapi engine balancer sehingga getaran mesin disinyalir mengganggu untuk beberapa bikers. Rem belakang masih tromol jadul. Buat nubi sendiri kekurangan2 Scorpio G ini adalah juga kelebihannya, motor ini relatif mudah dirawat, dalam keadaan darurat nubi bisa mampir ke bengkel mana saja untuk troubleshooting, menjadikan motor ini juga cocok untuk blusukan, touring, dll. Bahkan untuk pergi jauh pun, motor ini tidak perlu persiapan khusus, pede aja bawa motor ini, any emergency (if any) will be taken care of along the road…

Let’s talk about fuel consumption (FC). Sejak awal mengendarai Scorpio ini, nubi membiasakan diri untuk mencatat FC dengan metode full to full, reset tripmeter to 0 (zero) setiap kali mengisi bensin. Hasilnya? Sampai terakhir isi bensin, Scorpio ini masih stabil di 33-34 KM/liter dengan berkendara santai saja dan sesekali geber RPM tinggi. Tentunya FC ini sangat tergantung pada gaya berkendara yang diterapkan. Terkadang kalo sering terburu2 maka FC  dengan mudahnya terjun bebas dibawah 30 KM/liter. Nubi memantau FC antara lain juga untuk memantau kinerja mesin. Sekiranya terlalu boros maka bisa dipastikan ada parts yang tidak bekerja dengan optimal dan mungkin perlu dicek atau service.

Seperti bisa diperkirakan, motor ini memang cenderung tahan banting, bandel, relatif tidak rewel. Badak. Dulu, hanya 3 hari setelah masuk garasi nosvelos dan tanpa service sebelumnya, nubi mengajak motor ini riding Jakarta – Cirata pp, no problem. Setelahnya secara acak nubi menambahkan beberapa perlengkapan tambahan baik yang berupa aksesori maupun parts substitusi, antara lain:

Beberapa item yang nubi pasang atau ganti selepas 50.000 KM:

  • Aplikasi lampu Autopal 55/60W, ex EA Motorshop – tentu rumah lampu ori nubi simpen 😀
  • Ban fresh copotan N250, depan dan belakang
  • YSS shock absorber
  • Gear belakang memakai parts dari Yamaha Vixion, 42 mata gear.
  • Aki kering fresh

Transformasi…

Advertisements

Comments»

1. macantua - March 25, 2013

Generasi1 nih pio nya

2. sarwo - March 25, 2013

wah, barang langka nih, pio generaasi awal.
jepang tulen coooyyyy

3. Adhitya Ramadian - March 25, 2013

keluaran pertama nih…pernah lihat warna full hitam, keren euy

4. Leopold S - March 25, 2013

Mesin yg G masih mantapppp

5. jalioye - March 26, 2013

Keren gan. Ane juga lagi cari Pio nih. 🙂

6. nbsusanto - March 26, 2013

mantep nih pio gen lawas..gen lawas memang joss..

7. Daru - September 26, 2016

Mantab gan pokonya ga nyesel lah .


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: