jump to navigation

Ninja RR Mono dan pertaruhan besar KMI February 17, 2014

Posted by andre455 in Otomotif.
Tags: , ,
trackback

Sedikit demi sedikit mulai terkuak seberapa strategisnya produk terbaru KMI, Ninja RR Mono/Ninja 250 SL. Potongan-potongan informasi yang terkumpul memberi gambaran yang dimaksud.

IMG_2651

Target yang diusung Kawasaki terhadap Ninja RR Mono mencapai 10 ribu unit per tahun. “Targetnya, 10.000 unit dalam setahun,” jelas Assistant Marketing Division PT Kawasaki Motor Indonesia Shimada usai peluncuran Kawasaki Ninja RR Mono di Jakarta.

Model baru ini akan menggantikan posisi Ninja RR 2 yang akan dihentikan produksinya pada Juli 2015. Sampai dengan waktu tersebut, Ninja RR 2-tak masih tetap dijual dan Kawasaki menjamin ketersediaan suku cadangnya.

Pada tahun 2013, varian Ninja RR menjadi penyumbang terbanyak dengan total penjualan tahun lalu mencapai 40,384 unit. Sementara Ninja R 20,416 unit dan Ninja SS 7,340 unit. Secara total seluruh varian 150cc 2 tak Kawasaki menyumbang angka penjualan sebesar 68.140 unit! Angka ini masih jauh diatas angka penjualan Ninja 250 FI yang ‘hanya’ sebesar 29.508 unit. 

Adalah jelas bahwa selama ini varian 150cc 2 tak Kawasaki menjadi penyumbang terbesar penjualan KMI selama ini. Sekedar menggambarkan betapa beratnya KMI untuk melepas produk Ninja 150 cc 2 tak, berikut ini pernyataan dari Direktur Marketing PT KMI Mitsuhiko Okada,

“Sayang juga karena permintaannya masih sangat tinggi. Tapi kami yakin Ninja RR Mono bisa diterima pasar,” katanya di Sentul baru-baru ini. Namun pihaknya yakin Ninja RR Mono dapat menjadi pengganti yang sepadan.

Kalau boleh nubi tekankan, Ninja RR Mono bukan hanya diharapkan dapat menjadi pengganti namun “HARUS” bisa menjadi pengganti. Karenanya target penjualan sebesar 10.00 unit untuk tahun 2014 adalah sangat moderat bagi KMI. Namun target ‘sementara’ ini termasuk wajar, karena KMI masih memasarkan varian 150cc 2 tak sampai dengan Juli 2015. Angka penjualan Ninja 150RR sebesar 40.000an unit itulah yang disinyalir menjadi real target bagi KMI, karenanya akan sangat menarik menyimak langkah KMI pasca Juli 2015.

Bagi KMI kondisi ini adalah pertaruhan besar, mereka harus survive tanpa varian 2 tak. Option varian naked Ninja RR Mono bagi konsumen juga sudah merupakan mandatory jika KMI ingin memperluas target pasarnya. KMI juga tidak akan mau terjebak dengan produk yang ‘gagal’, karenanya setiap produk baru yang keluar harus dipastikan dalam kondisi sempurna. Waktu dan resource yang terbuang karena produk yang tidak diterima pasar akan terlalu mahal bagi KMI. Kompetisi pasar akan terlalu sengit. Pertarungan di sirkut Sentul? I don’t think they’re even bothered. Khusus untuk pasar sport 250 cc, sejauh ini pasar Indonesia cenderung tidak peduli siapa pemenang di sirkuit Sentul. Hasil di Sentul tidak linear dengan perolehan penjualan. Kalau toh sukses di Sentul, anggap saja bonus. Buat KMI pertarungan di market jauh lebih penting. Taruhannya nyawa. 

Sumber: 

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: